Stand Up Comedy atau seni komedi adalah kegiatan menghibur
yang dilakukan secara perorangan tanpa adanya bantuan dari orang lain untuk
mengundang gelak tawa penonton. Stand Up Comedy mulai berkembang di Indonesia
pada akhir tahun 2010.
Perbedaan Stand Up Comedy dengan grup lawak yaitu terletak
pada jumlah orang yang menjadi pelaku komedi, stand up comedy hanya dilakukan
oleh satu orang saja, sedangkan grup lawak dilakukan lebih dari dua orang atau
lebih. Stand up comedy belakangan ini mulai digandrungi oleh masyarakat, baik
anak-anak hingga orang tua sekalipun.
Pelaku stand up biasanya dijuluki dengan sebutan komika.
Seorang komika harus memiliki pengetahuan yang luas dan selalu mengikuti
hal-hal yang berkembang dikalangan masyarakat agar tidak monoton ketika stand
up. Sebelum stand up komika biasanya melakukan open mic didepan komika
lain dan para mentor.
Open mic adalah ajang latihan yang dilakukan oleh komika
untuk mencoba materinya apakah mengundang gelak tawa atau tidak, ajang ini
dilakukan sebelum show. Seorang komika dalam menyampaikan materinya harus
percaya diri dan tidak boleh ada keraguan sedikitpun.
Stand up comedy mulai masuk ke media Indonesia pada tahun
2011. Salah satu stasiun televisi yang menayangkan acara stand up yaitu Kompas
TV. Stand up comedy semakin membuming semenjak akhir tahun 2015 berkat adanya
tayangan stand up comedy academy yang diselenggarakan oleh stasiun tv swasta
yaitu Indosiar.
Ajang stand up comedy yang diselenggarakan oleh pihak
Indosiar melahirkan berbagai komika baru salah satunya berasal kota Pinrang
yaitu Musdalifah. Tak hanya laki-laki, perempuanpun juga bisa unjuk gigi dalam
ajang tersebut. Tua maupun muda tidak ada batasan untuk mengikuti ajang stand
up comedy. Percaya diri dan berwawasan luas adalah salah satu kunci untuk bisa
menjadi seorang komika.
Stand up comedy menjadi salah satu ajang menyalurkan bakat
melucu bagi orang yang memang gemar melucu. Selain menghibur para penonton juga
dapat menjadi ladang pekerjaan bagi siapapun yang memiliki bakat melucu. Seorang
komika tidak harus berasal dari kalangan menengah keatas ataupun memiliki
pendidikan tinggi.
Seorang komika bisa juga berasal dari kalangan menengah
kebawah. Banyak komika yang awalnya tukang bersih-bersih kantor kini menjadi
salah satu komika terkenal dan sering mendapat panggilan stand up
diberbagai kota diseluruh Indonesia.
Tetapi yang harus diperhatikan dalam menonton tanyangan
stand up khususnya anak-anak yaitu harus ada pengawasan dari orang tua.
Terkadang seorang komika melontarkan kata-kata yang tidak baik untuk dikomsumsi
oleh anak-anak. Kata-kata yang dilontarkan tak lain hanya untuk hiburan semata.
Penulis : Ulfayani/50500113121/Jur C
Post : Lisa Indrawati
Assalamu Alaikum wr-wb, perkenalkan nama saya ibu Rosnida zainab asal Kalimantan Timur, saya ingin mempublikasikan KISAH KESUKSESAN saya menjadi seorang PNS. saya ingin berbagi kesuksesan keseluruh pegawai honorer di instansi pemerintahan manapun, saya mengabdikan diri sebagai guru disebuah desa terpencil di daerah surakarta, dan disini daerah tempat mengajar hanya dialiri listrik tenaga surya, saya melakukan ini demi kepentingan anak murid saya yang ingin menggapai cita-cita, Sudah 9 tahun saya jadi tenaga honor belum diangkat jadi PNS Bahkan saya sudah 4 kali mengikuti ujian, dan membayar 70 jt namun hailnya nol uang pun tidak kembali bahkan saya sempat putus asah, pada suatu hari sekolah tempat saya mengajar mendapat tamu istimewa dari salah seorang pejabat tinggi dari kantor BKN pusat Jl. Letjen Sutoyo No. 12 Jakarta Timur karena saya sendiri mendapat penghargaan pengawai honorer teladan, disinilah awal perkenalan saya dengan beliau, dan secara kebetulan beliau menitipkan nomor hp pribadinya 0853-1144-2258 atas nama Drs Tauchid SH.MSI beliaulah yang selama ini membantu perjalan karir saya menjadi PEGAWAI NEGERI SIPIL.alhamdulillah berkat bantuan bapak Drs Tauchid SH.MSI SK saya dan 2 teman saya sudah keluar, Wassalamu Alaikum Wr Wr
BalasHapus